Ibu Kepala SMAN 1 Surabaya
Sebagai Kepala Dharma Wanita SMASA yg Baru, Istri dari Kepala Sekolah SMASA Juga Guru Biologi di SMAN 15 Surabaya
Isramiraj
Kegiatan Peringatan Isramiraj tahun 2024 yang diawali dengan Sholat Dhuha Berjamaah
Guru & Tenaga Kependidikan
GTK, Guru & Tenaga Kependidikan SMAN 1 Surabaya.

Struktur Kurikulum

SELAMAT DATANG PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 SURABAYA.

BERIKUT ADALAH STRUKTUR KURIKULUM DI SMA NEGERI 1 SURABAYA.

Bila STRUKTUR KURIKULUM tidak terbaca silahkan klik UNDUH

 

Media Daring

Media Daring atau belajar secara online di SMA Negeri 1 Surabaya meliputi beberapa macam. Selain telewicara dengan memanfaatkan program video streaming, SMASA juga mewajibkan bagi setiap siswa untuk mengakses dan menggunakan media BSE, Buku Sekolah Elektronika yang dapat diakses di link yang tercantum diSINI

BSE SMASA yang digunakan di SMA Negeri 1 Surabaya merupakan

VISI dan MISI

 

 VISI: 

“UNGGUL DALAM PRESTASI BERDASARKAN KUALITAS IMAN, TAQWA DAN BUDI PEKERTI LUHUR SERTA BERBUDAYA LINGKUNGAN DI ERA GLOBALISASI”. 

MISI: 

  1. Mewujudkan manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, serta berbudaya lingkungan. 
  2. Mewujudkan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal dan mencapai standar kompetensi lulusan. 
  3. Meningkatkan kemampuan warga sekolah dibidang Teknologi Informasi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya dengan memperhatikan lingkungan. 
  4. Mengembangkan kultur sekolah berwawasan lingkungan melalui upaya pelestarian fungsi lingkungan, mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. 
  5. Mewujudkan peserta didik yang memiliki sikap berkompetensi yang sportif dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya serta memiliki daya saing di tingkat regional, nasional dan internasional. 
  6. Mewujudkan kemitraan dengan lembaga pendidikan yang unggul dalam negeri dan luar negeri. 

 

TUJUAN SMA NEGERI 1 SURABAYA: 

  1. Mewujudkan peserta didik yang memiliki iman, taqwa, dan berkepribadian mulia, serta peduli pada lingkungan. 
  2. Mewujudkan proses pembelajaran efektif agar peserta didik mampu berprestasi secara optimal sesuai minat dan bakatnya serta dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. 
  3. Mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat yang berbasis teknologi dengan berorientasi pada lingkungan. 
  4. Membentuk peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui upaya pelestarian fungsi lingkungan, mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. 
  5. Meningkatkan potensi peserta didik bidang intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang memiliki daya saing di tingkat regional, nasional dan internasional. 
  6. Mewujudkan kemitraan dengan lembaga pendidikan yang unggul dalam negeri dan luar negeri untuk meningkatkan mutu pendidikan yang bertaraf internasional. 

------

------

Featured

Kegiatan Sosialisasi Pemilihan Jurusan

Sosialisasi JurusanPada dasarnya, kesiapan sekolah dalam penerapan Kurikulum Merdeka menjadi komponen utama dalam pelaksanaannya. Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Ditjen GTK menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka adalah kurikulum pembelajaran yang memiliki beragam konten yang dioptimalkan dalam penyampaian materi pembelajaran. Untuk ini Peserta Didik diharapkan memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensinya.

Guru pun memiliki keleluasaan dalam memilih berbagai perangkat ajar sehingga kegiatan pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat para peserta didik.

Global Warming
Featured

Baca ini Kalo Kita Mengalami Hal Yang Sama..

Surabaya kok panas yaa..🤪🥵😮‍💨

Meski sudah musim hujan tapi kok ngga dingin2 juga hawanya.. mungkin kamu perlu baca tulisan Pak Isnaeni Wahyudiana Basuki, S.Pd., Guru Geografi SMASA yang berkompeten untuk menjelaskan fenomena alam ini...

#Ideas #MajalahSmasa #MajalahOnline

Pemanasan global atau global warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia.